katazikurasana30. Diberdayakan oleh Blogger.

Contoh Penulisan Landasan Teori, Pengertian, Landasan Penggunaan dan Fungsi Multimedia dalam Proposal


F.       Landasan Teori
1.        Multimedia
a.      Pengertian Multimedia
Multimedia berasal dari kata multi dan media. Kata multi dan media berasal dari bahasa latin yaitu nouns dan medium. Nouns  berarti banyak atau bermacam-macam, sedangkan medium berarti perantara atau sesuatu yang dipakai menghantarkan, menyampaikan, atau membawa sesuatu. American Heritage Electronic Dictionary (Munir, 2012:2) mengartikan bahwa media sebagai alat untuk mendistribusikan dan mempersentasikan informasi. Berdasarkan hal tersebut, menurut Munir (2012:2) menyatakan bahwa multimedia merupakan perpaduan antara berbagai media (format file) yang berupa teks, gambar (vektor atau bitmap), grafik, sound, animasi,video, dan sebagainya.
Sedangkan multimedia menurut Vaughan (Rayandra Asyhar, 2012:75) menjelaskan bahwa multimedia adalah sembarang kombinasi yang terdiri atas teks, seni grafik, bunyi, animasi dan video yang diterima oleh pengguna melalui hardware komputer.
Rayandra Asyhar (2012:77) multimedia yaitu media yang melibatkan jenis media untuk merangsang semua indera dalam satu kegiatan pembelajaran. Multimedia lebih ditekankan pada penggunaan berbagai media berbasis TIK dan komputer.
Menurut Hofstetter (Munir, 2012:3) menjelaskan multimedia dalam konteks komputer adalah penggunaan komputer untuk penggabungan teks, suara, gambar, animasi, dan video dengan alat bantu (tool) dan koneksi (link) sehingga pengguna dapat melakukan navigasi, berinteraksi, berkarya dan berkomunikasi.
Rubinson (Munir, 2012:5) mengemukakan bahwa multimedia merupakan presentasi pembelajaran atau intruksional yang mengkombinasikan tampilan teks, grafis, video, dan audio serta dapat menyediakan interaktivitas. Multimedia interaktif adalah multimedia yang dilengkapi alat pengontrol yang dapat dioperasikan oleh pengguna, sehingga pengguna dapat memilih apa ang dikehendaki untuk proses selanjutnya.
Dari pengertian beberapa para ahli,  peneliti menyimpulkan bahwa multimedia adalah gabungan dua atau lebih format media yang berpadu dan  ditekankan kepada kendali komputer sebagai penggerak dari keseluruhan gabungan media  yang digunakan oleh pendidik untuk menyampaikan materi atau pesan  supaya dapat diterima oleh peserta didik sehingga dapat menciptakan pembelajaran  yang interaktif.



 


 
b.      Landasan Penggunaan Multimedia
Menurut Philip (Hasrul, 2010:1) pemanfaatan teknologi multimedia sebagai salah satu sarana dalam pembelajaran bagi peserta didik, mempunyai beberapa kekuatan dasar yaitu :
1. Mixed media
Dengan menggunakan teknologi multimedia, berbagai media konvensional yang ada dapat diintegrasikan ke dalam satu jenis multimedia. Misalnya media teks (papan tulis), audio, video, dapat disatukan dalam satu  slide show dengan menggunakan aplikasi Microsoft Powerpoint, yang jika dipisahkan akan membutuhkan lebh banyak media.
2. User control
Penggunaan teknologi internet  memungkinkan pendidik untuk dapat menelusuri materi ajar, sesuai dengan kemampuan dan latarbelakang pengetahuan yang dimilikinya, disamping itu pendidik dapat  mempelajari isi multimedia  secara berulang-ulang.
3. Simulasi dan visualisasi
Simulasi dan visualisasi merupakan salah satu fungsi yang dimiliki oleh multimedia, sehingga dengan teknologi animasi, simulasi dan visualisasi komputer, peserta didik akan mendapatkan infromasi yang lebih nyata dari infromasi yang bersifat abstrak. Pada usia sekolah dasar, peserta didik membutuhkan contoh-contok yang konkret dari informasi yang diterimanya. Dengam menggunakan multimedia simulasi dan visualisasi peserta didik akan dapat mengembangkan pengetahuannya.
4. Gaya belajar yang berbeda
Multimedia mempunyai potensi untuk mengakomodasi peserta didik dengan gaya belajar yang berbeda-beda. Multimedia dapat menyajikan materi pembelajaran atau informasi yang akan disampaikan pendidik kepada peserta didik dalam bentuk visual, audio, maupun audio-visual yang dikemas dalam satu bentuk multimedia.
c.       Fungsi Multimedia
Selain menjadi alat bantu, penggunaan multimedia merupakan salah satu strategi yang digunakan oleh pendidik dalam pembelajaran. Fungsi multimedia memiliki kesamaan dengan fungsi media pembelajaran manipulatif.  Menurut Rayandra Asyhar (2012:32) fungsi manipulatif adalah kemampuan media dalam menampilkan kembali suatu benda atau peristiwa dengan berbagai cara, sesuai kondisi, situasi, tujuan dan sasarannya.
Dibawah ini akan dijelaskan beberapa fungsi dari multimedia, yaitu :
1.  Multimedia sering digunakan oleh pendidik untuk menggambarkan benda yang terlalu besar atau yang terlalu kecil seperti menyajikan gambar atau video mengenai planet-planet yang terlalu besar, atau menyajikan gambar atau video mengenai bakteri yang tidak terlihat langsung oleh mata.
2.  Multimedia juga dapat menyajikan benda atau peristiwa yang kompleks,rumit,yang berlangsung cepat atau lambat seperti sistem tubuh manusia, bekerjanya suatu mesin, peredaran planet mars, berkembangnya bunga-bunga,dan sebagainya.
3.   Multimedia dapat menggambarkan proses yang terlalu cepat atau proses yang terlalu lambat. Contohnya proses metamorfosis kupu-kupu tidak memungkinkan untuk dilakukan pengamatan dalam beberapa hari untuk satu pembelajaran. Dengan fungsi manipulatif yang dimiliki multimedia, pendidik dapat menggunakan video atau gambar untuk meunjukkan proses metamorfosis kupu-kupu yang relatif lama apabila diamati secara konkret.
4.  Multimedia dapat menyajikan benda yang jauh. Misalnya, dengan menggunakan multimedia, pendidik dapat mengenalkan berbagai keadaan geografis negara-negarayang ada didunia tanpa mengunjunginya satu persatu.
5.  Multimedia dapat menyajikan benda atau peristiwa yang berbahaya, misalnya proses terjadinya gunung meletus.
6.   Multimedia dapat meningkatkan daya tarik dan perhatian peserta didik. Dengan menggunakan berbagai jenis media, dapat menarik perhatian dan rasa ingin tahu peserta didik.
Menurut Hasrul (2010:3) selain keenam fungsi tersebut, multimedia juga memiliki fungsi sebagai berikut :
1.    Multimedia mampu memperkuat respon atau dapat merangsang peserta didik secepatnya dan sesering mungkin.
2.    Mampu memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengontrol laju kecepatan belajarnya atau kemampuan diri pesert didik itu sendiri.
3.    Dapat memperhatikan bahwa peserta didik mengikuti suatu urutan yang koheren dan terkendalikan.
4.    Mampu memberikan kesempatan adanya partisipasi dari peserta ddik dalam bentuk respon, baik berupa pertanyaan,  jawaban, pemilihan, keputusan, percobaan dan lain-lain.
0 Komentar untuk "Contoh Penulisan Landasan Teori, Pengertian, Landasan Penggunaan dan Fungsi Multimedia dalam Proposal"

Back To Top